Singkatnya: aman, dengan catatan tertentu.
Retinol yang dipakai di wajah tidak otomatis berbahaya untuk bayi 2 bulan, selama tidak ada kontak langsung antara produk di wajah Anda dengan kulit bayi.
Supaya benar-benar aman, perhatikan hal berikut:
Kenapa bisa jadi kekhawatiran?
- Kulit bayi masih sangat tipis dan sensitif.
- Retinol termasuk turunan vitamin A yang tidak boleh dipakai langsung pada bayi.
- Risiko utama bukan dari udara, tapi dari sentuhan kulit ke kulit (misalnya pipi Anda menyentuh pipi bayi).
Aturan aman pakai retinol dekat bayi πΆ
- Pakai retinol malam hari, setelah bayi tidur.
- Tunggu 20–30 menit sampai benar-benar menyerap, baru menggendong atau menyusui.
- Hindari cium pipi atau dahi bayi setelah pakai retinol.
- Cuci tangan dengan sabun setelah mengaplikasikan produk.
- Jangan biarkan bayi menyentuh wajah Anda setelah pemakaian.
Kalau Anda menyusui π€±
- Retinol topikal (oles) umumnya dianggap aman, karena penyerapannya ke darah sangat minimal.
- Hindari area payudara dan leher bawah, terutama yang bisa tersentuh mulut bayi.
Kapan sebaiknya ditunda?
Sebaiknya tunda dulu penggunaan retinol jika:
- Bayi sering menempel wajah ke wajah Anda
- Anda sering skin-to-skin dalam waktu lama
- Bayi punya kulit sangat sensitif atau mudah iritasi
Alternatif lebih aman sementara
Jika ingin tetap merawat kulit tapi ekstra aman:
- Niacinamide
- Hyaluronic acid
- Ceramide
- Centella asiatica
Bahan-bahan ini aman digunakan kapan saja tanpa khawatir kontak dengan bayi.
Kalau mau, Anda bisa sebutkan:
- Merek & kadar retinol yang Anda pakai
- Apakah Anda menyusui atau tidak
Nanti saya bisa bantu tentukan jadwal paling aman atau alternatif skincare yang cocok untuk kondisi Anda sekarang.