Apakah Bakar Kertas Sembahyang Bisa Mengurangi Karma? Ini Penjelasan yang Jarang Dipahami Banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa membakar kertas sembahyang adalah salah satu bentuk bakti kepada leluhur atau makhluk yang telah meninggal. Tradisi ini masih sangat umum dilakukan di berbagai komunitas Tionghoa, terutama saat Ceng Beng, Festival Qingming, Bulan Hantu, atau hari-hari peringatan keluarga. Namun di balik asap yang membumbung ke langit, muncul pertanyaan yang cukup mendalam: apakah bakar kertas sembahyang bisa mengurangi karma? Jika seseorang memiliki karma buruk, apakah ritual tersebut dapat meringankan akibat yang akan diterimanya? Atau justru fungsi kertas sembahyang selama ini sering disalahpahami? Pertanyaan ini menarik karena menyentuh dua hal sekaligus: tradisi budaya dan hukum karma. Banyak orang menganggap keduanya saling terkait, padahal belum tentu demikian. Untuk memahami jawabannya, kita perlu melihat konsep karma secara lebih mendalam dan memisahkannya dari...